Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Euro Menguat Usai Keputusan ECB, Dolar AS Loyo

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS)  melemah terhadap sejumlah mata uang utama, seiring data inflasi Agustus yang lebih tinggi dari perkiraan.

Lonjakan klaim pengangguran mingguan juga menjadi fokus pasar . Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan pekan depan.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, terkoreksi 0,3 persen menjadi 97,51 pada penutupan perdagangan Kamis 11 September 2025.


Yen menguat 0,3 persen ke 147,09 per Dolar AS. Euro menguat 0,4 persen menjadi 1,1738 Dolar AS. 

Penguatan Euro dipicu oleh keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mempertahankan suku bunga acuan di 2 persen sesuai ekspektasi pasar.

Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan zona euro masih berada di "posisi yang baik", dengan inflasi sesuai target bank sentral.

Sementara inflasi konsumen AS tercatat meningkat 0,4 persen pada Agustus, lebih tinggi dibanding kenaikan 0,2 persen pada Juli. 

Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengungkapkan, secara tahunan, Indeks Harga Konsumen (CPI) meningkat 2,9 persen, terbesar sejak Januari.

Dolar AS juga melemah 0,5 persen terhadap Franc Swiss ke level 0,7956. Poundsterling menguat 0,4 persen terhadap Dolar AS menjadi 1,3578 Dolar AS.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya