Berita

KISPA menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Gaza.(Foto: Dokumentasi KISPA)

Politik

KISPA Salurkan Air Bersih ke Gaza

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 01:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penderitaan warga Gaza, Palestina, akibat agresi militer Israel semakin memprihatinkan. Sejak serangan udara Israel menghancurkan fasilitas umum dan rumah penduduk, ribuan warga terpaksa hidup tanpa listrik dan mengalami krisis air bersih.

Kondisi tersebut memicu kelaparan dan kehausan di kalangan penduduk. Situasi inilah yang mendorong Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA) terus menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Gaza.

"Rumah mereka hancur, rata dengan tanah, listrik padam, kelaparan, kehausan menjadi derita setiap hari," kata Pembina KISPA, Ustaz Ferry Nur, dalam keterangan elektronik di Jakarta, Jumat 12 September 2025.


Ferry Nur menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan program terencana yang kini memasuki tahap ke-34.

"Di momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, KISPA salurkan air bersih untuk pengungsi jalur Gaza Palestina," kata Ferry Nur.

Bantuan air bersih itu didistribusikan menggunakan truk tangki yang mengisi penampungan air di area pengungsian, kemudian dibagikan gratis kepada warga Gaza.

"Alhamdulillah penyaluran berjalan dengan lancar dan aman dari serangan penjajah Zionis Israel," kata Ferry Nur.

Ferry Nur menambahkan, bantuan yang disalurkan pada 6 September 2025 bertepatan dengan 13 Rabiulawwal 1447 H ini merupakan hasil sinergi KISPA dengan Majelis Azzikra, Yayasan Bhakti Syiar Islam, Yayasan Gemma Sakinah Indonesia, Yayasan Bengkel Hati Al Hidayah, Amanah Rang Minang, KH. Mohamad Nurul Anwar, dan Al Sarraa.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya