Berita

100 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Sulawesi Tengah mengikuti pelatihan literasi keuangan. (Foto: Dokumentasi Pelindo)

Bisnis

100 UMK Dilatih Literasi Keuangan agar Naik Kelas

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 00:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 100 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Sulawesi Tengah mengikuti pelatihan literasi keuangan. 

Program ini membekali wirausaha lokal dengan keterampilan pencatatan keuangan modern sebagai upaya memperkuat daya saing dan ketahanan ekonomi daerah. Kegiatan ini dilakukan di Tolitoli dan Buol pada 10-11 September 2025. 

Program Literasi Keuangan adalah inisiatif edukatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pengelolaan keuangan secara sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan.
 

 
“Pelindo tidak hanya fokus pada bisnis kepelabuhanan. Kami berkepentingan mendorong UMK agar naik kelas, sebab pelaku usaha yang kuat akan menggerakkan roda ekonomi, termasuk di sekitar pelabuhan,” kata Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin melalui keterangan elektronik di Jakarta, Kamis 11 September 2025.
 
Pelatihan berlangsung sehari penuh dengan materi praktis, mulai dari pengenalan laporan keuangan, perhitungan break even point, pencatatan akuntansi, hingga praktik menyusun jurnal umum, buku besar, dan neraca saldo. Peserta juga dikenalkan dengan aplikasi SIAPIK BI, yang memudahkan pencatatan transaksi secara sederhana.
 
Ali menegaskan, pemahaman teknis ini dapat membantu UMK mengelola modal secara lebih terukur. “Dengan laporan keuangan yang akuntabel, usaha kecil berpeluang mengembangkan pasar, memperkuat rantai pasok, sekaligus membuka lapangan kerja baru,” kata Ali.
 
Program ini melengkapi dukungan Pelindo yang diberikan melalui penyaluran permodalan, UMK yang sudah memiliki literasi keuangan diharapkan mampu mengelola pinjaman dengan lebih bijak. 

“Pelindo ingin memastikan pendampingan tidak berhenti di pelatihan, melainkan memberi akses pada jaringan perbankan agar usaha benar-benar berkembang,” kata Ali.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya