Berita

Dzulfikar Ahmad Tawalla (Dok. PWMU)

Politik

Profil Dzulfikar Ahmad Tawalla, Pemuda Muhammadiyah yang Jabat Wamen

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 14:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Nama Dzulfikar Ahmad Tawalla belakangan ramai diperbincangkan setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). 

Penunjukan ini bukan sekadar penempatan posisi, tetapi juga pengakuan atas kiprah panjang Dzulfikar di dunia pergerakan pemuda Muhammadiyah.

Berdasarkan penelusuran RMOL, Kamis, 17 September 2025, Dzulfikar dikenal luas sebagai figur muda yang menapaki jalur aktivisme sejak remaja. Karier organisasinya dimulai di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), ketika ia dipercaya menjadi Ketua IPM Sulawesi Selatan periode 2008-2010. 
Dua tahun berikutnya, jejaknya merambah ke tingkat pusat, menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Pusat IPM periode 2010-2012.

Dua tahun berikutnya, jejaknya merambah ke tingkat pusat, menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Pusat IPM periode 2010-2012.

Langkahnya tak berhenti di situ. Dzulfikar kemudian masuk ke jajaran elite Pemuda Muhammadiyah dan dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022. 

Di organisasi otonom Muhammadiyah ini, ia dikenal sebagai sosok komunikatif, tangkas, dan mampu menjembatani aspirasi anak muda lintas daerah.

Pria kelahiran Sulawesi Selatan itu bukan hanya aktivis, melainkan juga seorang pengusaha. Darah kepemimpinan dan religiusitasnya diwarisi dari sang ayah, KH Ahmad Tawalla, ulama kharismatik asal Gowa. 

Perpaduan latar belakang keluarga pesantren dan dunia usaha membuat Dzulfikar tumbuh sebagai pribadi yang fleksibel, mampu bergerak di ruang dakwah, ekonomi, maupun politik.

Kini, dengan mandat barunya sebagai Wamen P2MI, Dzulfikar membawa harapan besar. Kehadirannya dianggap representasi pemuda dalam lingkaran kekuasaan, sekaligus simbol keterhubungan pemerintah dengan organisasi besar seperti Muhammadiyah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya