Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street: Nasdaq Cetak Rekor Lagi, Dow Jones Ambles

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir variatif karena sentimen data indeks harga produsen (PPI) AS yang lebih lemah. 

Data PPI yang lebih rendah dari perkiraan memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga the Fed tahun ini. Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pasar memperkirakan pemotongan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan 16-17 September, dengan peluang 10 persen untuk pemangkasan lebih besar 50 bps.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor penutupan baru, sementara Dow Jones terkoreksi. 


Enam dari 11 sektor S&P 500 melemah, dipimpin consumer discretionary yang jatuh 1,58 persen dan consumer staples longsor 1,06 persen.

Dikutip dari Reuters, indeks berbasis luas S&P 500 naik 0,30 persen atau 19,43 poin menjadi 6.532,04 poin pada penutupan perdagangan Rabu 10 September 2025, rekor penutupan tertinggi untuk hari kedua beruntun.

Nasdaq Composite Index menguat tipis 0,03 persen atau 6,57 poin menjadi 21.886,06. 

Dow Jones Industrial Average justru turun 0,48 persen atau 220,42 poin menjadi 45.490,92.

Saham Oracle meroket 36 persen kenaikan harian terbesar sejak 1992, setelah perusahaan mengumumkan lonjakan permintaan layanan cloud dari perusahaan kecerdasan buatan (AI). 

Kapitalisasi pasar Oracle mencapai 922 miliar Dolar As, melampaui nilai Eli Lilly, JPMorgan Chase, dan Walmart,. 

Saham-saham chip berbasis AI mengeruk keuntungan Nvidia melesat 3,8 persen, Broadcom terbang 10 persen dan AMD melambung 2,4 persen. 

Saham Apple anjlok 3,2 persen, memperpanjang penurunan empat hari beruntun, karena dianggap tertinggal dalam persaingan teknologi AI.

Investor kini menunggu rilis data inflasi konsumen (CPI), Kamis, yang dipandang penting untuk menentukan arah kebijakan moneter the Fed.

Volume perdagangan di bursa Wall Street mencapai 17,2 miliar saham, di atas rata-rata 20 hari terakhir sebesar 16 miliar saham. 

Saham Chevron naik 1,90 persen, sementara saham Amazon melemah 3,31 persen.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya