Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Hadirkan Teknologi Elektrolisis Modern untuk Produksi Green Hydrogen di Ulubelu

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memulai babak baru dalam pengembangan energi bersih di Indonesia dengan meresmikan Pilot Project Green Hydrogen (Hidrogen Hijau) Ulubelu di Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi hingga ±100 kilogram green hydrogen per hari dengan tingkat efisiensi 82–88 persen menggunakan teknologi elektrolisis membran modern (Anion Exchange Membrane/AEM) yang lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan efisien dibandingkan teknologi konvensional.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi menegaskan bahwa proyek ini merupakan batu loncatan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi bersih global.


Melalui proyek ini, kata dia, PGE menggabungkan panas bumi dengan teknologi elektrolisis modern untuk menghasilkan green hydrogen yang efisien dan berkelanjutan. 

"Kami ingin menjadikan Ulubelu sebagai pusat inovasi yang bisa direplikasi di wilayah panas bumi lain, sekaligus membuka peluang pemanfaatan untuk transportasi rendah karbon dan industri," ujar Julfi dalam keterangan tertulis, Rabu 10 September 2025.

Julfi menambahkan, fasilitas ini tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga akan mendorong hilirisasi produk turunan.

“Groundbreaking ini adalah pijakan awal PGE untuk membangun rantai bisnis hijau yang lebih luas. Ke depan, peta jalan kami mencakup pengembangan green ammonia dan green methanol sebagai solusi energi dan bahan baku industri masa depan,” ujarnya.

Melalui langkah ini, PGE menegaskan transformasi bisnis menuju beyond electricity and beyond business, menjadikan panas bumi sebagai fondasi rantai pasok energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pilot project green Hydrogen menunjukkan peran strategis Pertamina Group dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi.

“Proyek Green Hydrogen Ulubelu ini bagian kontribusi penting dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan pemerintah,” demikian Fadjar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya