Berita

Puluhan korban tertimpa bangunan Majelis Taklim Ashobiyyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dirawat di RSUD Kota Bogor. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Tiga Pasien Korban Majelis Taklim Ambruk Dirujuk ke RSCM

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 02:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr Ilham Chaidir menyampaikan informasi terbaru terkait pasien korban tertimpa bangunan Majelis Taklim Ashobiyyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat ini masih ditangani di RSUD Kota Bogor.

Ilham mengatakan, jumlah korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bogor hari ini sudah semakin berkurang. Dari 42 orang pasien, kini tinggal 12 pasien. 

"Tetapi ada tiga orang yang dirujuk ke RSCM Jakarta untuk menjalani perawatan yang lebih intensif," kata Ilham kepada wartawan, Selasa 9 September 2025.


Menurutnya, ada tiga pasien yang mengalami luka berat, seperti cedera berat dibagian kepala dan faktor multiple. 

"Kemudian sisanya itu yang kasus-kasus sedang yang dalam observasi pemeriksaan, serangkaian pemeriksaan mulai dari CT Scan, foto rontgen dan lain-lain," kata Ilham.

Selain itu, Ilham menuturkan bahwa timnya telah melakukan tindakan terhadap anak berusia 2,5 tahun dan saat ini masih di ruang ICU.

"Anak tersebut sudah dilakukan operasi, karena pendarahannya di bagian kepala kita buka oleh dokter ahli bedah syaraf. Mudah-mudahan bisa sembuh kembali," kata Ilham.

Ilham menambahkan, tiga pasien yang dirujuk ke RSCM Jakarta karena mengalami trauma multiple atau trauma wajah, patah-patah, termasuk dugaan kepada pendarahan organ fiskal atau organ-organ dalam yang tidak bisa ditangani di RSUD Kota Bogor.

"Semua jenis kelamin perempuan," pungkas Ilham dikutip dari RMOLJabar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya