Berita

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid As’suada, Jakarta Utara. (Foto: Dokumentasi Demokrat)

Politik

Edhie Baskoro Yudhoyono:

Politik Harus Selesaikan Masalah Rakyat

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 18:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri kegiatan doa dan zikir bersama serta santunan untuk masyarakat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyambut HUT ke-24 Partai Demokrat di Masjid As’suada, Jakarta Utara.

“Alhamdulillah, kita berkumpul di rumah Allah. Doa dan zikir ini bukan hanya untuk mengenang Nabi, tetapi juga untuk menguatkan hati dan sebagai wujud kepedulian untuk berbagi dengan sesama,” kata Ibas dalam sambutannya, dikutip Selasa 9 September 2025.

Ibas menegaskan bahwa selama 24 tahun perjalanan Partai Demokrat, komitmen partai tetap konsisten: hadir di tengah rakyat, mengawal pembangunan, mendengar aspirasi, dan menghadirkan solusi nyata bagi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.


“Hidup ini bukan sekadar tentang kekuasaan atau materi, tetapi tentang kehadiran, kepedulian, dan kebermanfaatan. Kami percaya, politik harus menyentuh hati dan menyelesaikan masalah rakyat,” kata Ibas.

Ibas juga menyoroti dinamika sosial yang tengah berkembang, mulai dari demonstrasi, perselisihan, hingga ketegangan di berbagai wilayah. Ia mengajak semua pihak untuk menciptakan suasana yang damai, sehat, dan produktif sebagai ruang tumbuhnya pembangunan dan nilai-nilai luhur bangsa.

Lebih lanjut, Ibas mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sifat-sifat utama Rasulullah SAW, yakni shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathonah (cerdas dan bijak).

“Kita rindu sejuknya Nabi. Kita perlu kelembutan akhlaknya. Mari kita teladani Rasulullah dalam sabar, dalam persaudaraan, dan dalam memberi tanpa pamrih,” kata Ibas.

Ia menekankan bahwa karakter kepemimpinan dan kehidupan bermasyarakat yang dilandasi oleh keteladanan moral sangat dibutuhkan dalam menjaga keutuhan dan masa depan bangsa.

“Teladan akhlak Rasul adalah kunci untuk menciptakan Indonesia yang tenteram dan sejahtera,” kata Ibas.

Ibas juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial sebagai kunci utama kemajuan bangsa.

“Mari kita tingkatkan persatuan, gotong royong, dan rasa solidaritas antarsesama untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkas Ibas.

Turut hadir dalam acara ini, istri Ibas, Aliya Baskoro Yudhoyono; Anggota Komisi VII DPR RI dari Partai Demokrat, Dina Lorenza; dan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya