Berita

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: YouTube Kemenkeu RI)

Bisnis

Sri Mulyani: Tak Ada Gading yang Tak Retak

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 16:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan permohonan maaf di penghujung masa jabatannya usai serah terima jabatan (sertijab) kepada Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta pada Selasa, 9 September 2025.

Dalam pidato perpisahannya, Sri Mulyani mengaku menyadari keterbatasan manusia dalam mengemban amanah besar sebagai bendahara negara.

"Tidak ada gading yang tidak rusak, tidak ada gading yang tidak retak, tidak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kekhilafan. Dan untuk itu saya dengan rendah hati memohon maaf," kata Sri Mulyani.


Ia juga berpesan kepada jajaran kementerian yang pernah ia pimpin untuk melanjutkan tugas menjaga keuangan negara dengan bertanggung jawab untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Jalankan dan lanjutkan tugas dengan amanah, profesional, kompeten, dan jaga selalu integritas. Bantu pimpinan yang baru dan terus melaksanakan tugas dengan dedikasi," tuturnya,

Adapun sertijab ini berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet, yang menandai berakhirnya era kepemimpinan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan.

Prabowo menunjuk ekonom senior sekaligus mantan Kepala LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, sebagai Menkeu baru.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya