Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Kritik Standar Ganda Hukum Internasional di Forum BRICS

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 10:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menilai praktik standar ganda semakin sering muncul di panggung global, terutama dalam isu-isu hukum internasional.

Dalam pidatonya di BRICS Leaders Virtual Meeting pada Senin malam, 8 September 2025, Prabowo bahkan menyebut sudah ada triple standard yang diterapkan. 

"Dalam dunia dengan ketidakpastian ini, ada juga double dan bahkan triple standard di mana hukum internasional setiap hari diabaikan,” ungkap Prabowo.


kondisi tersebut membuat dunia lebih banyak diwarnai oleh kepentingan negara-negara kuat, sementara negara kecil kerap terpinggirkan.

“Di mana yang berkuasa adalah yang benar, di mana negara kecil yang kurang berkuasa terintimidasi, di mana perdagangan dan keuangan menjadi senjata, kami menilai saat ini saatnya BRICS untuk terus berkembang,” jelasnya.

Prabowo menegaskan bahwa BRICS kini memiliki posisi strategis sebagai salah satu pilar kekuatan dunia. Ia memaparkan bahwa kelompok negara tersebut merepresentasikan potensi ekonomi, populasi, pasar, dan sumber daya alam terbesar di dunia.

“BRICS sekarang memiliki populasi lebih dari 55 persen di dunia. Kita memiliki global GDP lebih dari 40 persen. BRICS memiliki negara dengan ekonomi terbesar, negara terbesar secara populasi, pasar terbesar, negara dengan sumber daya alam terbesar sumber daya kritis,” papar Prabowo.

Di akhir pernyataannya, Presiden RI menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap inisiatif yang dilahirkan dalam forum BRICS serta pentingnya menjaga keterbukaan dan koordinasi.

“Kami mendukung inisiatif-inisiatif yang diambil, kami menghormati kepemimpinan Presiden Lula, dan Indonesia berkomitmen untuk bekerja lebih dekat dengan semua negara BRICS,” kata dia.

Turut hadir dalam pertemuan virtual BRICS, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Kemudian ada Menteri Urusan Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar yang mewakili Perdana Menteri Narendra Modi, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, serta Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva selaku ketua BRICS tahun 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya