Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nasdaq Cetak Rekor Penutupan, Wall Street Ceria

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat di  Wall Street semarak karena ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga semakin kuat setelah laporan nonfarm payrolls. 

Nasdaq berakhir di level tertinggi sepanjang sejarah, didorong reli saham Broadcom. Sentimen positif juga mengangkat S&P 500, sementara investor kian yakin Federal Reserve segera memangkas suku bunga untuk menopang pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.

Menurut FedWatch Tool CME Group, pelaku pasar sepenuhnya memperhitungkan pemangkasan 25 basis poin pada pertemuan kebijakan 17 September, dengan peluang 10 persen untuk pemotongan lebih agresif 50 basis poin.


Sejumlah broker juga merevisi proyeksi pemangkasan suku bunga. Barclays, kini memperkirakan tiga kali pemangkasan masing-masing 25 bps tahun ini, dibandingkan dua sebelumnya. Standard Chartered bahkan memprediksi pemotongan 50 bps pada September, dua kali lipat dari proyeksi awalnya.

Dikutip dari Reuters, indeks berbasis luas S&P 500 ditutup naik 0,21 persen atau 13,65 poin menjadi 6.495,15 paa penutupan perdagangan Senin 8 September 2025.

Nasdaq Composite Index menguat 0,45 persen atau 98,31 poin mwnjadi 21.798,70, mencatat rekor penutupan sesi itu.

Dow Jones Industrial Average bertambah 0,25 persen atau 114,09 poin menjadi 45.514,95 poin.

Sejak awal 2025, S&P 500 melambung sekitar 10 persen, sementara Nasdaq melejit sekitar 13 persen.

Dari 11 sektor dalam indeks S&P 500, enam ditutup melemah dengan utilitas tertekan paling dalam, merosot 1,07 persen. Sebaliknya, sektor teknologi naik 0,67 persen berkat lonjakan saham-saham chip dan perangkat lunak.

Saham Broadcom melambung 3,2 persen memperpanjang reli sejak pekan lalu, setelah memproyeksikan pertumbuhan pendapatan tajam dari bisnis kecerdasan buatan (AI). 

Pekan ini, investor juga menanti data inflasi serta revisi benchmark payroll dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi dan kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih besar.

Aktivitas perdagangan relatif ramai dengan 16,2 miliar saham berpindah tangan, di atas rata-rata 16,1 miliar dalam 20 sesi terakhir.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya