Berita

Perdana Menteri Shigeru Ishiba berbicara kepada wartawan di Kantor Perdana Menteri pada Jumat, 5 September 2025. (Foto: Japan Times)

Dunia

Mentan Jepang Diduga jadi Pemicu Mundurnya PM Ishiba

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertanian Jepang, Shinjiro Koizumi, diduga ikut berperan dalam keputusan pengunduran Perdana Menteri Shigeru Ishiba.

Sumber dari Japan Times mengatakan, Koizumi diyakini menyarankan Ishiba agar mundur secara sukarela untuk mencegah perpecahan besar di tubuh Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa.

Pada Sabtu malam, Koizumi dan mantan PM Yoshihide Suga datang ke kediaman resmi perdana menteri. Suga hanya berada di sana sekitar 30 menit, sedangkan Koizumi bertemu Ishiba selama dua jam.


“Dalam pertemuan itu, Koizumi mendesak Ishiba untuk menghindari pemungutan suara pada Senin soal apakah LDP harus menggelar pemilihan ketua lebih awal,” ujar sumber tersebut.

Koizumi diketahui menolak wacana pembubaran parlemen untuk menggelar pemilu cepat, seperti yang sempat disinggung Ishiba.

Tekanan agar Ishiba mundur semakin kuat. Hasil survei menunjukkan banyak anggota parlemen dan cabang LDP mendukung percepatan pemilihan ketua partai. Jika lebih dari setengah anggota parlemen (172 suara) dan 47 cabang prefektur mendukung, pemilihan harus dilakukan.

Menurut jajak pendapat Yomiuri Shimbun per Jumat, dari 342 anggota LDP dan cabang prefektur yang berhak ikut pemungutan suara, 149 mendukung percepatan pemilihan, 48 menolak, dan sisanya masih belum menentukan. Survei Kyodo juga menyebut 120 anggota condong mendukung pemilihan awal, sementara sekitar 40 persen anggota belum memutuskan.

Jika mayoritas mendukung pemilihan lebih awal, Ishiba hampir pasti akan mundur, karena hal itu menunjukkan ia kehilangan dukungan dari partainya.

Pemungutan suara pada Senin, 8 September 2025, akan menjadi puncak konflik internal LDP yang sudah berlangsung berminggu-minggu. 

Ishiba sebelumnya bersikeras bertahan meski LDP mengalami dua kekalahan besar dalam pemilu nasional, membuat partai kehilangan kendali di kedua kamar parlemen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya