Berita

Mortir aktif ditemukan di Kampung Leuwinanggung, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. (Foto: TBNews)

Presisi

Mortir Aktif Zaman Jepang Ditemukan saat Gali Fondasi

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 06:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga geger dengan penemuan sebuah mortir aktif peninggalan zaman Jepang di Kampung Leuwinanggung, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Sabtu 6 September 2025 pagi.

Mortir dengan panjang 80 cm dan diameter 15 cm ini ditemukan saat seorang warga sedang menggali tanah untuk fondasi rumahnya.

?Pemilik lahan, Dedih (52), menemukan benda mencurigakan berbentuk logam besar kala mencangkul. Ia bersama dua saksi mata lainnya, Lili (65) dan Aday (60), segera melaporkan temuan itu kepada pihak berwajib.


?Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Polsek Pameungpeuk dan Babinsa Desa Paas segera mendatangi lokasi.

?"Begitu mendapat laporan, kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi dan melakukan langkah pengamanan agar tidak membahayakan warga sekitar," kata Kapolsek Pameungpeuk, Iptu Bangbang Sudarsono dikutip dari RMOLJabar, Senin 8 September 2025.

?Sebagai langkah awal, mortir itu dibungkus dan direndam di halaman samping Koramil. Langkah tersebut diambil untuk menjaga keamanan sebelum mortir diserahkan kepada tim Penjinak Bom (Jibom).

"Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan,” kata Bangbang.

"Warga yang sempat panik kini kembali tenang setelah benda berbahaya tersebut berhasil diamankan," sambungnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya