Berita

Musyawarah Nasional (Munas) III Purna Jambore Nasional 1991 (PJ 91) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 6 September 2025. (Foto: Dokumentasu PJ 91)

Nusantara

Teguh Santosa Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Purna Jamnas 91

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 21:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Teguh Santosa terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Purna Jambore Nasional 1991 (PJ 91) periode 2025-2028 dalam Musyawarah Nasional (Munas) III di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 6 September 2025.

Nama pendiri Kantor Berita Politik RMOL dan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) itu diusulkan sebagai satu-satunya calon ketua umum oleh sembilan Pengurus Daerah PJ 91 yang hadir langsung di arena Munas maupun dua yang mengirimkan rekomendasi tertulis. 

PJ 91 adalah organisasi tempat berhimpunnya peserta Jambore Nasional Gerakan Pramuka tahun 1991 di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta. 


Dalam Anggaran Dasar organisasi yang didirikan tahun 2013 itu disebutkan tujuan PJ 91 adalah untuk membina dan meningkatkan harkat, martabat, dan taraf hidup anggota sehingga dapat berpartisipasi dalam memajukan bangsa dan negara di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.

Selain memilih ketua umum, Munas III PJ 91 juga memilih lima anggota Dewan Kehormatan yang terdiri dari Slamet Prihatin (Jawa Tengah), Budi Setyowati (DKI Jakarta), Dewinara (Jawa Timur), M. Ferry Irawan (Kalimantan Selatan), dan DR Agung Slamet Riyadi yang merupakan ketua umum periode sebelumnya. 

Teguh yang merupakan dosen hubungan internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini berharap PJ 91 mengedepankan prinsip kekeluargaan untuk mencapai tujuan yang telah disepakati.

Munas ditutup dengan pelantikan Ketua Umum dan anggota Dewan Kehormatan.

Di arena Munas PJ 91, Panitia juga menggelar festival UMKM yang menampilkan berbagai produk rumahan yang dikembangkan anggota PJ 91 Jawa Timur. 

"Museum Pramuka" Baden Powell House yang menjadi salah satu pendukung Munas PJ 91 juga memamerkan dan menggelar berbagai pernak-pernik kepramukaan.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya