Berita

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

DKI Hadirkan Wajah Baru Portal Satu Data Jakarta

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 17:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menampilkan wajah ibu kota melalui data yang lebih interaktif, transparan, dan mudah diakses.

Portal Satu Data Jakarta kini hadir dengan pembaruan yang mengintegrasikan ribuan data dari berbagai perangkat daerah, menghadirkan informasi akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, tampilan baru Portal Satu Data dilengkapi dengan fitur Artificial Intelligence (AI) berupa layanan percakapan (chat). Fitur ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam memperoleh data yang dibutuhkan.


“Masyarakat cukup mengetik data yang ingin diketahui, dan sistem akan langsung menampilkan semua informasi terkait," kata Budi melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Minggu 7 September 2025.

Menurut Budi, AI yang Pemprov DKI gunakan adalah trusted by design, artinya berbasis data resmi dari perangkat daerah, bukan dari situs web atau media lain.

"Sumber data juga ditampilkan dengan jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan,” kata Budi.

Tampilan baru portal juga didesain lebih menarik dengan penyajian infografis berupa diagram dan grafik yang mudah dipahami. Selain itu, portal dilengkapi dengan insight atau keterangan tambahan yang memberi analisis lebih dalam atas data yang ditampilkan.

“Misalnya pada data kesehatan, ditampilkan 10 penyakit rawat inap tertinggi tahun 2024, lengkap dengan sebaran wilayah dan analisis penyebabnya. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan wawasan yang lebih menyeluruh,” kata Budi.

Pada tahap awal, portal menampilkan data dari enam perangkat daerah prioritas, yakni kesehatan, pendidikan, kependudukan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketenteraman dan ketertiban, serta sosial. Dalam enam bulan ke depan, Pemprov DKI menargetkan seluruh perangkat daerah dapat terintegrasi penuh dalam portal ini.

Saat ini, tersedia sekitar 4.000 data yang dapat diakses oleh masyarakat umum, akademisi, maupun jurnalis. Untuk mempermudah akses, portal juga mendukung dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Portal Satu Data Jakarta dapat diakses melalui tautan https://satudata.jakarta.go.id/.

Budi berharap kehadiran wajah baru Portal Satu Data Jakarta dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas Pemprov DKI, sekaligus mendorong terwujudnya Jakarta sebagai kota dengan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Portal ini adalah langkah konkret Pemprov DKI dalam membuka akses informasi seluas-luasnya kepada publik. Kami ingin Jakarta menjadi kota yang tidak hanya modern, tetapi juga transparan, inklusif, dan partisipatif,” kata Budi.

Lebih jauh, Budi menambahkan, Portal Satu Data Jakarta diharapkan dapat mendukung target menjadikan Jakarta masuk dalam jajaran Top 50 Global Cities pada 2030 dan Top 20 Global Cities pada 2045.

“Salah satu indikator menuju kota global adalah keterbukaan pertukaran informasi. Dengan data yang akurat, lengkap, dan terpercaya, Portal Satu Data Jakarta diharapkan mampu mendukung pencapaian target tersebut. Data adalah aset strategis pembangunan. Dengan data yang akurat, kebijakan pemerintah akan lebih tepat sasaran,” tutup Budi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya