Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Menguat Dipicu Skenario Transisi Perdana Menteri Prancis

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menghijau setelah tekanan di pasar obligasi mereda. 

Kekhawatiran investor terhadap belanja fiskal berbasis utang sempat memicu aksi jual saham awal pekan ini.  Yield obligasi Jerman bertenor 30 tahun turun menjadi 3,3439 persen, sedangkan imbal hasil obligasi Perancis anjlok ke 4,402 persen setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak Juni 2009.

Pasar juga mencermati kondisi politik Perancis. Perdana Menteri Francois Bayrou dijadwalkan menghadapi pemungutan suara kepercayaan pekan depan di tengah keraguan atas stabilitas pemerintah minoritasnya. 


Investor khawatir ketidakpastian politik dapat memicu volatilitas tambahan, meski sebagian analis menilai pasar tengah bersiap pada skenario transisi perdana menteri baru dan konsolidasi anggaran yang lebih ringan.

Sementara di Amerika Serikat (AS), data ketenagakerjaan sektor swasta yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat spekulasi penurunan suku bunga the Fed. Beberapa pejabat The Fed juga memberi sinyal kebijakan lebih longgar.

Pasar kini menanti rilis data ketenagakerjaan nonpertanian (nonfarm payrolls), Jumat, yang berpotensi semakin mempertegas prospek pemangkasan suku bunga pada pertemuan September.

Dikutip dari Reuters, indeks acuan pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,61 persen atau 3,31 poin menjadi 550,09, pada perdagangan Kamis 4 September 2025 waktu setempat, yang ditopang oleh sektor media dan telekomunikasi. Masing-masing melambung sekitar 1,9 persen

Indeks CAC 40 Prancis melemah 0,27 persen atau 20,79 poin menjadi 7.698,92, terseret kejatuhan saham luxury brand yang sensitif terhadap pasar China.

Saham Burberry, Christian Dior, dan LVMH masing-masing anjlok 2,8 persen hingga 4,2 persen setelah bursa China terkoreksi akibat laporan rencana pemerintah Beijing menahan reli saham yang terlalu panas.

Kondisi ini membuat indeks sektor barang mewah Eropa merosot 1,24 persen, menjadi sektor dengan kinerja terburuk hari itu.

Indeks DAX Jerman menguat 0,74 persen atau 175,53 poin menjadi 23.770,33. 

Indeks FTSE 100 Inggris bertambah 0,42 persen atau 38,88 poin jadi 9.216,87.

Sektor perjalanan dan rekreasi juga tertekan dengan penurunan 0,8 persen. 

Saham Ryanair jatuh 3,2 persen, Easyjet merosot 4,2 persen, sementara Jet2 ambles 12,5 persen usai memangkas proyeksi laba karena kecenderungan wisatawan menunda pemesanan tiket hingga mendekati tanggal keberangkatan.

Saham Sanofi juga terperosok 8,3 persen setelah uji klinis tahap akhir obat eksperimen untuk penyakit inflamasi gagal memenuhi ekspektasi pasar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya