Berita

Penutupan acara Penataran Penerangan Terintegrasi Puspen TNI Tahun 2025 yang digelar di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 4 September 2025. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Kapuspen TNI Dorong Optimalisasi Peran Penerangan Terintegrasi

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 03:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang diwakili Wakapuspen TNI Kolonel Arh Osmar Silalahi, secara resmi menutup Penataran Penerangan Terintegrasi Puspen TNI Tahun 2025 yang digelar di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 4 September 2025.

Dalam sambutannya, Kapuspen TNI menegaskan bahwa peningkatan profesionalitas prajurit penerangan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis, namun diperlukan juga kemampuan soft skill yang baik. 

"Dibutuhkan kekuatan moral, mental, etika profesi, dan kondisi jasmani yang prima, kesemuanya harus menyatu dalam diri setiap insan penerangan TNI agar tugas-tugas yang diembannya mampu dilaksanakan secara optimal dan berhasil dengan maksimal,” ujarnya.


Selama sembilan hari, para peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait ilmu penerangan yang dapat diimplementasikan dalam tugas di lapangan. 

Pembekalan tersebut mencakup aspek konseptual maupun praktis, pengumpulan data, peningkatan kemampuan analisis, pemanfaatan teknologi digital, serta praktik lapangan yang relevan dengan tantangan tugas penerangan TNI ke depan.

Kapuspen TNI mengapresiasi kesungguhan seluruh peserta yang telah mengikuti penataran hingga tuntas. 

“Ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti penataran diharapkan dapat bermanfaat dan berguna dalam meningkatkan kualitas sebagai insan penerangan yang andal dan profesional, guna mendukung tugas satuan,” tegas Kapuspen TNI.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya