Berita

Deklarasi damai Jaga Jakarta. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

Bersama Ojol, Kevin Wu Deklarasi Damai Jaga Jakarta

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 14:36 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Deklarasi damai digelar warga bersama komunitas ojek online di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis, 4 September 2025. 

Dalam kesempatan itu, Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu turut hadir. Dia mengajak komunitas ojek online (ojol) untuk bersama menjaga ketertiban dan kondusifitas ibu kota.

“Jakarta harus dijaga dan tetap aman. Kota ini bukan hanya untuk warga ber-KTP DKI, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Kevin.


Melalui tagline #JagaJakarta, Kevin mengajak masyarakat bahu-membahu bersama komunitas ojol melawan upaya provokasi, aksi anarkis, maupun ancaman terhadap stabilitas. 

Menurutnya, situasi kondusif di Jakarta menjadi kunci utama dalam menjaga perekonomian nasional.

“Sebanyak 17 persen PDB nasional berasal dari Jakarta. Perputaran uang pun mencapai 70 persen ada di ibu kota. Kalau Jakarta tidak aman, otomatis akan mengganggu ekonomi negara,” ujarnya.

Ia juga menyoroti maraknya aksi penjarahan yang terjadi sepekan terakhir. Kevin menilai aksi itu hanya merugikan masyarakat dan mematikan roda ekonomi.

“Penjarahan hanya mampu mencukupi kebutuhan pelaku dalam beberapa hari. Tapi dampak jangka panjangnya justru melumpuhkan ekonomi,” katanya.

Karena itu, Kevin mengajak masyarakat agar lebih tenang dan tidak mudah termakan isu yang justru memperkeruh keadaan. 

“Saya pikir sudah saatnya kita bersama menjaga Jakarta agar tetap kondusif,” tambahnya.

Senada dengan Kevin, Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Riyanto, juga menekankan pentingnya peran komunitas ojol dalam menjaga keamanan wilayah. 

Menurutnya, ojol bukan hanya sekadar profesi, melainkan juga garda terdepan dalam menyampaikan informasi serta menjaga kondusifitas.

“Ojol memiliki posisi strategis. Mereka bisa menjadi mata dan telinga untuk memastikan wilayah tetap aman,” ujar Riyanto.

Ia mengungkapkan sejak aksi demonstrasi 25 Agustus lalu, pihaknya terus menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga, tokoh agama, hingga komunitas profesi lintas sektor, untuk bersama menjaga keamanan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya