Berita

Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid, yang resmi meraih gelar doktor setelah dinyatakan lulus dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Pertahanan (Unhan). (Foto: Humas PKB)

Politik

Cak Imin Bangga Sekjen PKB Lulus Doktor di UNHAN

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian akademik yang diraih Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid, yang resmi meraih gelar doktor setelah dinyatakan lulus dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Pertahanan (Unhan), Kamis, 4 September 2025.

“Saya bangga padamu, sahabat Hasanuddin Wahid. Ini bukan hanya kebanggaan sebagai sahabat, tapi juga sebagai bentuk kebanggaan karena telah lahir seorang intelektual dan pemikir baru dari kalangan politisi dan DPR, yang sangat penting dalam perjuangan kita,” ungkapnya.

Menurut sosok yang akrab disapa Cak Imin itu keputusan mengambil studi doktoral di Unhan merupakan langkah yang tepat dan strategis. Ia meyakini bahwa ilmu yang diperoleh Hasanuddin akan memberi manfaat tidak hanya bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.


“Ilmu ini Insyaallah akan membawa harapan di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi, baik dari sisi eksternal global maupun internal nasional. Kita perlu analisa dan pemikiran yang mendalam untuk menjawab tantangan-tantangan itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH. Ma'ruf Amin yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas capaian Hasanuddin Wahid. 

Ia menilai topik disertasi yang diangkat sangat relevan dan menunjukkan kapasitas intelektual seorang santri dalam memahami isu strategis global.

“Selamat kepada saudara doktor Hasanuddin Wahid atas capaiannya. Ini luar biasa. Meski beliau seorang santri, disertasinya membahas strategi grey zone yang dilakukan oleh China di Laut China Selatan,” ujar KH. Ma'ruf Amin.

Menurutnya, seorang santri memang dituntut untuk siap menghadapi berbagai bentuk ancaman, baik militer maupun non-militer. Ia mengutip ayat Alquran yang memerintahkan umat Islam untuk senantiasa bersiap diri dalam menghadapi segala kemungkinan.

“Saya anjurkan saudara Hasanuddin sebagai seorang santri terus menggali dan mengkaji setiap tantangan dan ancaman yang terus berkembang. Ini penting dalam rangka menjaga kedaulatan negeri,” pesan KH. Ma'ruf Amin.

Dalam kesempatan itu, Hasanuddin Wahid berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Pertahanan Indonesia dalam Menghadapi China Grey Zone Strategy di Kawasan Laut China Selatan Guna Mendukung Pertahanan Negara" di depan sembilan dewan promotor dan penguji.

Capaian gelar doktor tersebut menambah deretan kader PKB yang menempuh jalur akademik tinggi sekaligus menunjukkan komitmen partai berlogo bumi dan bintang sembilan itu dalam mencetak politisi yang berilmu dan berwawasan kebangsaan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya