Berita

Tecno Pova Slim 5G (Foto: X @prathapgtech)

Tekno

Produsen China Ciptakan Ponsel Tertipis di Dunia, Bisa Nelpon Tanpa Sinyal

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 10:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen telepon pintar asal China, Tecno, akan merilis seri Pova Slim 5G yang diklaim sebagai salah satu smartphone 5G paling ramping di dunia.

Dikutip dari GSM Arena, Kamis 4 September 2025, Tecno akan merilis Pova Slim 5G pada 4 September 2025. Ponsel ini diklaim sebagai ponsel 5G tertipis di dunia dengan desain layar melengkung.

Awalnya, muncul rumor bahwa perangkat ini akan hadir di India dengan nama Spark Slim, namun tampaknya Tecno memutuskan menggunakan nama Pova Slim 5G. Meski berbeda nama, desainnya akan sangat mirip dengan konsep awalnya.


Menurut bocoran dari situs Flipkart, Pova Slim 5G akan dibekali asisten pintar AI Ella yang mendukung berbagai bahasa India, serta fitur berbasis kecerdasan buatan lainnya seperti Circle to Search dan asisten penulis. Salah satu fitur uniknya adalah No Network Communication, yang memungkinkan pengguna tetap bisa melakukan panggilan meskipun tanpa jaringan seluler.

Untuk spesifikasi, ponsel ini dikabarkan memiliki baterai 5.200 mAh, layar OLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz, dan kamera utama 50MP. Tecno pertama kali memamerkan versi konsep ponsel ini di ajang Mobile World Congress (MWC) pada Februari lalu, dengan ketebalan hanya 5,75 mm.

Sementara itu, “saudaranya” di bawah naungan Transsion Holdings, yaitu Infinix Hot 60 Pro+, baru-baru ini meraih Guinness World Record sebagai ponsel dengan layar melengkung paling tipis.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya