Berita

Ketua Harian DPP PKB, Riezal Ilham Pratama,saat jumpa pers di markas PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3 September 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Politik

PKB Dorong Investigasi Korban Aksi dan Evaluasi Tunjangan DPR

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam rangkaian aksi demonstrasi menolak kenaikan tunjangan DPR disejumlah daerah.

Ketua Harian DPP PKB, Riezal Ilham Pratama, menegaskan partainya menolak segala bentuk kekerasan dalam penanganan aksi, sekaligus mendorong investigasi independen untuk mengusut jatuhnya korban.

“Kami DPP PKB menolak keras segala bentuk kekerasan yang terjadi selama proses demonstrasi. Kami mengimbau semua pihak untuk menahan diri, terutama aparat keamanan. Kami ingin ada evaluasi terhadap apa yang dilakukan oleh aparat keamanan, penanganan aksi yang perlu lebih humanis karena sudah jatuh terlalu banyak korban,” kata Riezal saat jumpa pers di markas PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3 September 2025.


Partai besutan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu juga berkomitmen membantu korban luka untuk mendapat akses layanan kesehatan.

“Silakan hubungi anggota legislatif dari DPP-PKB, dari Fraksi Kebangkitan Bangsa agar dapat dibantu terhadap akses kesehatannya,” tambahnya.

Selain itu, Riezal menyebut PKB akan menggelar dialog terbuka dengan masyarakat sipil pada 5 September mendatang di DPR RI. Instruksi serupa juga diberikan kepada seluruh fraksi PKB di DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami mendengar berbagai tuntutan yang ada di media sosial. Ini suntikan positif bagi PKB. Karena itu, kami dorong adanya dialog langsung fraksi PKB dengan masyarakat sipil,” tegasnya.

PKB juga menyinggung desakan publik terkait reformasi partai politik. Menurut Riezal, partainya memiliki sistem pengawasan kader bernama SIMPEL yang dapat diakses publik sebagai bentuk transparansi.

Terkait tuntutan pembekuan kenaikan tunjangan DPR yang memicu aksi, Riezal menegaskan PKB mendukung evaluasi. 

“Kami mendukung langkah pimpinan DPR RI untuk mengevaluasi tunjangan. Karena permasalahan mengenai tunjangan ini menimbulkan kecemburuan yang akhirnya meledak dengan aksi kemarin,” ucapnya.

Lebih jauh, PKB juga berkomitmen mempercepat pembahasan sejumlah regulasi pro-rakyat, termasuk RUU PPRT, RUU Masyarakat Adat, RUU Ketenagakerjaan, serta RUU Perampasan Aset. Partai juga menyiapkan agenda reformasi jaminan sosial bagi pekerja gig.

“Yang paling penting bagi kami aspirasi dari siapapun yang memperjuangkan aspirasi masyarakat itu harus didengar dan harus diimplementasikan ke dalam kebijakan yang pro rakyat,” tandas Riezal.

Sementara itu, Wakil Ketua Harian DPP PKB, Gielbran Muhammad Noor, menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil bagi korban demonstrasi. 

“Kita dorong agar mereka memperoleh hak dan kewajiban mereka, sekaligus mereka yang menjadi pelaku itu memperoleh ganjaran. Kami pastikan setiap orang menerima keadilan,” tutupnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya