Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Politik

Sri Mulyani Jadi Menteri Seumur Hidup karena Layani Pejabat

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyoroti peran para pejabat, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam meningkatnya kemarahan publik yang berujung pada gelombang unjuk rasa di berbagai daerah. 

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto seharusnya tidak menyalahkan rakyat, melainkan para pembantunya sendiri.

“Saya doakan Pak Prabowo jangan pernah salahkan rakyat, salahkan lah pejabatnya, salahkan lah pembantunya,” ujar Pangi saat menjadi narasumber di salah satu stasiun TV, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 3 September 2025.


"Apalagi ada bahasa kudeta, terorisme, itu oke, tetapi sampaikan bahwa kemarahan ini karena pejabat anda, karena menteri anda, karena anggota DPR yang kemudian tunjangannya dinaikkan terus," sambungnya.

Dalam penilaiannya, Sri Mulyani menjadi simbol kebijakan pemerintah yang justru memperlebar jarak dengan rakyat. 

“Yang namanya Sri Mulyani kenapa bisa jadi menteri seumur hidup? Sederhana saja, dia bisa melakukan finishing touch melayani semua pejabat, dinaikkan semua tunjangan, dinaikkan semua gaji pejabat,” tegasnya.

Pangi menilai kondisi tersebut membuat rakyat semakin kehilangan kepercayaan pada elite politik, sementara kebijakan ekonomi yang diambil justru dianggap tidak berpihak.

"Pejabat tidak sense of politik, tidak menyatu dengan rakyat. Itu yang terjadi hari ini," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya