Berita

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Mantan Anggota KPU Kabupaten Cirebon Dipanggil KPK Gegara CSR BI

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 12:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon hingga ibu rumah tangga dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait dana program sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pada Rabu 3 September 2025, tim penyidik memanggil 14 orang sebagai saksi.

"Pemeriksaan dilakukan di kantor Polres Cirebon Kota," kata Budi kepada wartawan.


Belasan saksi yang dipanggil adalah Rusmini selaku pendiri dan pembina Yayasan Al Fairuz Panongan Palimanan dan Bendahara Yayasan Guyub Berkah Sejahtera, Ryanza Osca Putra selaku swasta, Sudiono selaku anggota KPU Kabupaten Cirebon tahun 20014-2019 dan 2023-2024 yang juga Ketua Yayasan Al Kamali Arya Salingsingan Cirebon.

Selanjutnya, Sufyan selaku Ketua Yayasan Darussalam Palimanan Barat, Sundari Meina Shinta selaku Notaris, Debby Puspita Ariestya selaku Notaris, Shoihbul Ilmi alias Encip selaku swasta, Soedjoko bin Soekendra selaku wiraswasta, Yeti Rusyati selaku ibu rumah tangga (IRT).

Kemudian, Suyati selaku karyawan swasta, Dedi Selamet selaku karyawan swasta, Didi Supriyadi selaku swasta, Udin Saefudin selaku PNS, dan Abdul Ajid selaku Camat Palimanan yang juga PPAT.

KPK secara resmi mengumumkan identitas dua orang tersangka dalam perkara ini pada Kamis 7 Agustus 2025. Kedua tersangka dimaksud, yakni Heri Gunawan alias Hergun selaku anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 dari Partai Gerindra, dan Satori selaku anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 dari Partai Nasdem.






Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya