Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama sang putri tiba di Beijing, Selasa, 2 September 2025 (Foto:AP)

Dunia

Kim Jong Un Bawa Putrinya ke Beijing, Hadiri Parade Militer Bersama Pemimpin Dunia

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 11:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Beijing dengan kereta api untuk menghadiri parade militer besar yang memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II dan kemenangan Tiongkok atas agresi Jepang.

Dalam parade yang digelar di Lapangan Tiananmen pada Rabu, 3 September 2025, Kim akan berdiri sejajar dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Kehadiran tiga pemimpin yang kerap disebut rival Amerika Serikat itu dinilai sebagai sinyal kuat persatuan strategis di tengah ketegangan global.


Menurut laporan Kantor Berita Korea Utara (KCNA), Kim disambut oleh pejabat tinggi Tiongkok setibanya di stasiun Beijing.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Xi atas keramahan dan penghormatan yang diberikan. 

KCNA juga menampilkan foto putri Kim, yang diyakini berusia sekitar 13 tahun, mendampingi ayahnya dalam rombongan resmi.

Seorang anggota parlemen Korea Selatan, Lee Seong Kweun, mengungkapkan bahwa badan intelijen negaranya memperkirakan Kim akan mendapat protokol dan pengamanan setara dengan Putin. 

“Ada kemungkinan Kim berdiri bersama Xi dan Putin di podium parade, sekaligus menggelar pertemuan bilateral dengan keduanya,” ujar Lee setelah mengikuti pengarahan tertutup National Intelligence Service (NIS).

Kunjungan kali ini menjadi yang pertama bagi Kim ke Tiongkok sejak 2019. Hubungan Pyongyang dan Beijing sempat merenggang, namun pengamat menilai Kim ingin memperkuat kembali ikatan dengan Tiongkok, mengingat negeri itu tetap menjadi mitra dagang utama sekaligus penyokong bantuan bagi Korea Utara.

Sementara itu, Kremlin melalui penasihat Yuri Ushakov tidak menutup kemungkinan adanya pertemuan bilateral antara Putin dan Kim di sela parade.

“Pertemuan sedang dipertimbangkan,” kata Ushakov kepada kantor berita TASS.

Kunjungan Kim ini berlangsung di tengah laporan bahwa Korea Utara telah mengirim sekitar 15 ribu tentara ke Rusia sejak tahun lalu, dengan 2.000 di antaranya dilaporkan tewas dalam pertempuran. 

Selain itu, Pyongyang juga dilaporkan menyiapkan ribuan pekerja konstruksi militer untuk ditempatkan di wilayah Kursk, Rusia.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya