Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pantau KTT SCO, Bursa Asia Melemah

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia jatuh di saat investor mencermati kenaikan imbal hasil obligasi global dan perkembangan terbaru di sektor perdagangan.

Kejatuhan saham-saham Asia di perdagangan Rabu pagi 3 September 2025 ini melanjutkan tren kejatuhan indeks saham acuan pada sesi penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Sreet. 

Pasar bersiap mencermati pidato Presiden China Xi Jinping pada parade militer di Shanghai untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II pada hari ini serta pertemuan KTT SCO.


Rilis data PDB kuartal II Australia, yang berakhir Juni, akan dirilis hari ini. 

Indeks ASX 200 Australia melemah 0,52 persen dan berlanjut turun 0,57 persen atau 51,1poin ke 8.849,5.

Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka menguat 0,16 persen lalu berlanjut berbalik melemah 0,13 persen menjadi 3.168,08. Kosdaq relatif stagnan. 

Indeks Nikkei 225, Jepang dibuka turun 0,43 persen, kemudian berlanjut turun 0,22 petsen atau  93,1 poin menjadi 42.217,39.

Topix berkurang 0,35 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan  IHSG) hari ini diperkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikan namun rawan berbalik arah, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melaju 0,85 persen ke 7.801. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange naik 0,25% menjadi 17,74 Dolar AS

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini rawan terkoreksi, seiring berlanjutnya penurunan nilai transaksi meski tetap berpotensi melanjutkan kenaikan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya