Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Sekretariat Presiden RI)

Politik

Mensesneg: Prabowo ke Tiongkok Usai Situasi Nasional Dinilai Pulih

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 23:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya bertolak ke Beijing, Tiongkok, pada Selasa malam, 2 September 2025, setelah memastikN situasi dalam negeri berangsur kondusif pasca gelombang unjuk rasa beberapa hari terakhir.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, keberangkatan Presiden dilakukan untuk memenuhi undangan resmi dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Undangan tersebut sebetulnya mengharapkan Prabowo hadir sejak tanggal 31 Agustus 2025 lalu. Namun ditunda karena protes berlangsung ricuh hingga memakan korban jiwa.


Kendati demikian, menurut Prasetyo, Tiongkok tetap berharap Prabowo hadir, setidaknya satu hari, dalam peringatan 80 tahun dan parade militer yang digelar di Beijing.

“Ada permohonan yang sangat dari pemerintah Tiongkok untuk dapatnya Bapak Presiden Prabowo Subianto menghadiri, paling tidak di satu hari di acara Peringatan 80 Tahun dan di acara parade militer pemerintah Tiongkok,” ujarnya.

Prasetyo menegaskan keputusan keberangkatan Presiden RI tidak diambil secara terburu-buru. Prabowo disebut terlebih dahulu memastikan situasi nasional telah berangsur pulih.

“Satu hari ini juga beliau memonitor seluruh keadaan dan mendapatkan laporan dari seluruh jajaran terkait bahwa kehidupan masyarakat telah kembali berlangsung pulih seperti sedia kala," ungkap Mensesneg.

Atas pertimbangan tersebut, Prabowo memilih untuk melakukan kunjungan sehari ke Beijing guna memperkuat hubungan strategis dengan Tiongkok.

“Demi menjaga hubungan baik dengan pemerintah Tiongkok, Bapak Presiden memutuskan untuk beliau berangkat malam ini dan keesokan malam beliau sudah akan kembali ke Tanah Air,” tandas Prasetyo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya