Berita

Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman. (Foto: Istimewa)

Politik

Patuhi Prabowo, DPR Diyakini Dukung RUU Perampasan Aset

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 21:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh anggota DPR RI diyakini mendukung penuh pembahasan RUU Perampasan Aset.

"Karena mayoritas DPR ini mendukung Presiden Prabowo Subianto," kata Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 2 September 2025.

Menurut Benny, Presiden Prabowo perlu mendorong pembahasan RUU Perampasan Aset yang menjadi janjinya terdahulu sebagai bagian dari pemberantasan korupsi.


"Bukan semata-mata untuk memujudkan janji kampanyenya, tapi itu memang kebutuhan hukum yang menjadi proritas bangsa dan negara kita saat ini. Pemberantasan korupsi itu penting," kata Benny.

Di sisi lain, Benny merasa ragu pembahasan RUU Perampasan Aset bakal dilaksanakan lantaran tidak mengetahui siapa yang bakal mengambil langkah tersebut.

"Tapi apa bisa? Kita juga ragu ya kan, wong eksekusi siapa, matutinnya aja enggak bisa," tutup Benny.

RUU Perampasan Aset sendiri merupakan salah satu RUU yang mandek selama 17 tahun setelah sempat masuk Prolegnas sejak tahun 2008. 

Prolegnas adalah Program Legislasi Nasional yang menentukan prioritas pembahasan sebuah RUU.  

RUU Perampasan Aset sendiri diusulkan oleh pemerintah tepatnya Kementerian Hukum.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya