Berita

Ilustrasi (Foto: World Liberty Financial)

Bisnis

Token Kripto Keluarga Trump Anjlok 12 Persen

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Token kripto keluarga Donald Trump, World Liberty Financial (WLFI), anjlok pada hari pertama perdagangannya.

Dikutip dari Reuters, Selasa 2 September 2025, harga WLFI pada Senin waktu setempat sempat dibuka di atas 0,30 Dolar AS, lalu turun sekitar 12 persen menjadi 0,246 Dolar AS (sekitar Rp4.000) pada pukul 01.40 WIB, menurut data CoinGecko.

Dengan penurunan ini, kapitalisasi pasar WLFI kini di bawah 7 miliar Dolar AS, menempatkannya di urutan token kripto terbesar ke-31 di dunia. Token ini sudah diperdagangkan di bursa besar seperti Binance, OKX, dan Bybit.


Proyek WLFI diluncurkan keluarga Trump tahun lalu. Platform ini bergerak di bidang keuangan terdesentralisasi dan juga menerbitkan stablecoin. Sejak peluncurannya, keluarga Trump diperkirakan telah meraup 500 juta Dolar AS (sekitar Rp8,2 triliun).

Awalnya, token WLFI tidak bisa diperjualbelikan dan hanya memberi pemegangnya hak suara untuk mengubah beberapa aspek bisnis, seperti kode dasarnya. Namun, pada Juli lalu, investor setuju menjadikan token ini bisa diperdagangkan.

Investor berharap nilai token akan naik berkat dukungan Trump, namun harga kini sepenuhnya ditentukan pasar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya