Berita

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy. (Foto: Dokumentasi UMJ)

Politik

Sivitas Akademika UMJ:

Pemerintah dan DPR Harus Serius Selesaikan Persoalan Politik

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 02:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Terkait dinamika kebangsaan dan aksi massa yang terjadi beberapa hari terakhir di sejumlah daerah, Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyampaikan pandangannya sebagai tanggung jawab moral dalam menjaga keutuhan negara.  

“Sivitas Akademika UMJ mencermati perkembangan situasi nasional yang diwarnai oleh berbagai aksi massa, perbedaan pandangan dan kepentingan politik, serta meningkatnya potensi konflik sosial,” ujar Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy dalam, Senin malam, 1 September 2025. 

Dalam perspektif keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan, Sivitas Akademika UMJ menegaskan beberapa sikap. Pertama, menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Setiap perbedaan pandangan hendaknya tidak berujung pada kekerasan maupun tindakan yang merugikan masyarakat luas.


Kedua, lanjut Prof. Ma’mun, pihaknya mendorong pemerintah dan seluruh pemimpin bangsa untuk mengedepankan prinsip keterbukaan, keadilan, dan kebijaksanaan dalam merespons aspirasi rakyat. 

“Kebijakan publik harus dirancang demi kemaslahatan bersama, bukan demi kepentingan kelompok tertentu,” ungkapnya.

Ketiga, Sivitas Akademika UMJ mengajak mahasiswa dan generasi muda agar hadir sebagai pembawa pencerahan (enlightenment) dengan cara berpikir kritis, rasional, konstruktif, dan demokratis. Aspirasi hendaknya disuarakan secara santun, argumentatif, dan solutif.

Keempat, Sivitas Akademika UMJ meminta kepada aparat keamanan, baik kepolisian maupun militer untuk tetap profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dengan pendekatan persuasif, bukan represif dalam penanganan aksi massa. Tak boleh lagi ada jatuh korban, baik luka maupun meninggal.

Kelima, Sivitas Akademika UMJ mengingatkan seluruh elemen bangsa bahwa perpecahan hanya akan melemahkan Indonesia. Semangat persatuan dan ukhuwah kebangsaan harus menjadi landasan dalam setiap langkah, demi tercapainya cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat.

Keenam, Sivitas Akademika menilai bahwa hulu masalah yang terjadi di Indonesia saat ini adalah politik. 

“Maka kami meminta dengan sangat pemerintah dan DPR RI untuk secara serius menyelesaikan persoalan politik, terutama yang terkait dengan pembuatan kebijakan perundang-undangan politik agar senafas dengan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.

Lalu ketujuh, Sivitas Akademika UMJ menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan kontribusi pemikiran yang solutif, dan penguatan nilai moral di masyarakat, guna membangun bangsa yang berkarakter, maju, dan berkeadaban.

“Demikian seruan moral ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Jakarta. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya