Berita

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan (tengah). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Wamenhan: Tindakan Anarkis Tak Bisa Ditoleransi Lagi

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 14:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan merespons kritik terkait lambannya langkah pengamanan demonstrasi yang berujung chaos dalam beberapa hari terakhir di Jakarta dan sejumlah daerah. 

“Kita prihatin melihat kondisi belakangan selama beberapa hari ini, yang tindakan anarkis ini sebetulnya tidak dapat ditolerir lagi,” ujar Donny saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 1 September 2025.

Donny menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi ruang bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar aksi tersebut tidak ditunggangi pihak tertentu hingga menimbulkan kerusuhan.


“Tapi jangan terus kemudian penyampaian tersebut ditunggangi sehingga menyadarkan terjadinya tindakan-tindakan anarkis yang sampai dengan merusak fasilitas umum, memasuki rumah pribadi dan mengancam orang per orang,” kata Donny.

Atas kondisi tersebut, kata Donny, Presiden Prabowo melalui Menteri Pertahanan telah menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk melakukan langkah tegas.

“Bapak Presiden melalui Menteri Pertahanan tadi malam juga sudah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Polri, untuk melakukan tindakan tegas yang terukur,” tegas Donny.

Lebih jauh, Donny mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan tidak memberi ruang bagi pihak yang ingin memprovokasi.

“Mari kita bangun sama-sama jangan biarkan para penunggang yang akan membuat negara ini kacau, kita biarkan kita beri kesempatan mari kita sama-sama berjuang,” pungkas Donny.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya