Berita

Presiden Prabowo Subianto di sidang paripurna kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

TNI Diminta Prabowo Jaga SDA yang Disalahgunakan

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 10:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga kedaulatan negara, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA). 

Prabowo secara khusus menugaskan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan pengamanan terhadap potensi penyalahgunaan SDA yang tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyebut arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet yang digelar pada Minggu malam, 31 Agustus 2025.


"Panglima TNI akan dibantu oleh para Kepala Staf Angkatan, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara, untuk terus memelihara keamanan di wilayah nasional serta melakukan upaya-upaya pengamanan dan penertiban terhadap sumber daya alam yang mungkin dipergunakan tidak sesuai ketentuan undang-undang," ungkap Sjafrie dalam konferensi pers.

Tak hanya itu, kata Sjafrie, Presiden juga meminta Polri bekerja sama dengan Jaksa Agung untuk memastikan penegakan hukum yang cepat dan tegas terhadap semua pelanggaran di seluruh wilayah Indonesia.

Ditekankan Presiden, Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu mengambil langkah terukur dan tegas terhadap terjadinya kegiatan pelanggaran hukum maupun pelanggaran terhadap penegakan hukum.

"Petugas tidak boleh ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan dan penjarahan yang memasuki wilayah pribadi maupun wilayah institusi negara yang harus selalu dalam keadaan aman," tegas Sjafrie  merujuk pada pernyataan Prabowo. 

Presiden, kata Menhan, juga telah menugaskan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan. 

“Badan Intelijen Negara ditugaskan untuk terus memantau situasi intelijen dan melaporkan kepada Presiden pada kesempatan pertama bila terjadi dinamika di lapangan,” ungkap Sjafrie kepada awak media.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri diminta untuk memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah berjalan optimal, terutama dalam memantau perkembangan ekonomi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan rakyat.

“Menteri Dalam Negeri ditugaskan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintahan di daerah, serta mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan rakyat,” lanjutnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya