Berita

Pengamat hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta, Rudyono Darsono. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Rudyono Darsono:

Pejabat Polri Jangan Kambinghitamkan Anak Buah

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Agar kasus kematian Affan Kurniawan (21) yang dilindas mobil rantis Brimob bisa terungkap secara tuntas, maka pengusutannya harus dilakukan dengan sistem dan jalur komando yang sudah baku.

Demikian dikatakan pengamat hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta, Rudyono Darsono melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Sabtu 30 Agustus 2025.

Menurut Rudy, pengungkapan kasus harus dilakukan dimulai dari siapa pembuat rencana pengamanan demo, pengawas pelaksana pengamanan, dan penanggung jawab pengamanan unjuk rasa. Lalu, siapa komandan lapangan, pemberi perintah pergerakan anggota dan pelaksana di lapangan.
 

 
"Pejabat Polri jangan cuma mengkambinghitamkan anggota pelaksana di lapangan yang hanya menjalankan perintah," kata Rudy.

Jika cara pengungkapan kasus tersebut tidak dilakukan, kata Rudy, tidak akan ada perbaikan kondisi, moral serta mental institusi Polri secara keseluruhan. 

"Karena kerusakan dan sikap kejam yang ada selama ini memang dimulai dari atas atau pemberi perintah, bukan justru hanya menghukum pelaksana lapangan yang notabene tidak punya pilihan dan hanya melaksanakan perintah," kata Rudy. 

Lebih lanjut, Rudy memandang, reaksi massa menyikapi tewasnya Affan, adalah ungkapan kekecewaan kolektif publik terhadap Kepolisian. Sebab, polisi dinilai sebagian masyarakat kerap menyalahgunakan wewenangnya.

"Korban dari driver ojol menjadi puncak dari kemarahan masyarakat dan bersatunya masyarakat untuk melawan kekejaman dan sikap zalim Polri selama ini dalam menjalankan fungsinya," kata Rudy.

Adapun guna mengatasi semua persoalan ini, menurut Rudy. Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan membenahi institusi Polri secara keseluruhan. 

"Pak Prabowo harus mau dan mampu mereset ulang fungsi dan tugas Polri kembali kepada kaidah awalnya," kata Rudy.






Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya