Berita

Tangkapan layar pengumuman TikTok matikan fitur live di Indonesia. (Foto: RMOL)

Nusantara

TikTok Matikan Fitur Live di Indonesia

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 22:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Platform media sosial TikTok mengumumkan penghentian sementara fitur TikTok Live di Indonesia. Langkah ini dengan alasan meningkatnya kekerasan dalam aksi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam keterangannya, TikTok menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya pengamanan tambahan agar platform tetap menjadi ruang yang aman dan beradab.

"Sebagai bentuk kehati-hatian, TikTok LIVE ditangguhkan sementara selama beberapa hari di Indonesia," tulis pihak TikTok dilihat RMOL di Jakarta, Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 22.00 WIB.


Selain itu TikTok juga menegaskan akan terus menghapus konten yang melanggar panduan komunitas, seperti ujaran kebencian, misinformasi, serta konten berbahaya lainnya.

"Kami terus menghapus konten yang melanggar Pedoman Komunitas kami, termasuk ujaran kebencian, misinformasi, dan perjudian. Kami akan terus memantau situasi ini dengan saksama," tulis TikTok lagi.

Keputusan TikTok dikeluhan pengguna terutama penjual di e-commerce. Keluhan muncul ramai di X.

"TikTok Live dibanned! Padahal banyak orang jualan juga loh di live, sumpah," tulis warganet di platform X.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya