Berita

Pertemuan pimpinan ormas Islam dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Pelajar Islam Indonesia: Dialog Jalan Terbaik Menyelesaikan Masalah Bangsa

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 22:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) mengajak masyarakat untuk melakukan dialog damai dalam menyuarakan aspirasi di tengah memanasnya situasi di dalam negeri.

Ketua Umum Pengurus Pusat KB PII Nasrullah Larada menekankan bahwa dialog merupakan salah satu jalan terbaik dibanding dengan tindakan anarkis dan perusakan fasilitas umum.

"KB PII percaya bahwa jalan dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa, bukan dengan aksi anarkis dan vandalisme yang justru merugikan kita semua dan menodai nilai-nilai keadilan yang kita perjuangkan,” kata Nasrullah Larada dalam pernyataannya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu, 30 Agustus 2025.


Nasrullah juga mengimbau para kader, alumni, dan masyarakat luas agar tetap menahan diri serta tidak mudah terprovokasi isu maupun hasutan yang berpotensi merusak persatuan.

“Kepada seluruh elemen bangsa, mari kita jaga bersama suasana yang kondusif. Kita kembalikan segala perbedaan pendapat kepada koridor hukum dan konstitusi. Aksi kekerasan, pembakaran, dan perusakan fasilitas umum dan negara bukanlah solusi, melainkan awal dari kehancuran. Mari kita wujudkan perdamaian melalui dialog dan persaudaraan,” pesannya.

Lebih jauh, ia turut menyinggung insiden mobil rantis Brimob yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol). Dalam hal ini, KB PII, kata dia, mendesak aparat hukum mengusut kasus itu secara adil dan transparan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara kita. Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam mengusut tuntas peristiwa ini agar keadilan benar-benar ditegakkan dan tidak ada pihak yang merasa dikorbankan,” tandasnya.

Dalam pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo juga bertemu dengan 15 ormas Islam lainnya, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), al-Irsyad, Persatuan Islam (Persis).

Turut hadir pula dalam pertemuan Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra.

Selain berdiskusi dengan perwakilan dari 16 ormas Islam, Presiden juga menggelar rapat terbatas bersama beberapa menterinya, kemudian Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya