Berita

Pertemuan pimpinan ormas Islam dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Ormas Islam Ajak Masyarakat Lebih Tenang Usai Bertemu Prabowo di Hambalang

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 20:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto mengundang pimpinan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk membahas kondisi negara yang sedang diwarnai aksi massa di sejumlah titik ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hari ini.

Di antara yang hadir ialah Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), al-Irsyad, Persatuan Islam (Persis), dan Pelajar Islam Indonesia (PII). 

"Kami berdialog dari hati ke hati, memahami secara umum, tapi lengkap, permasalahan bangsa yang dihadapi, khususnya hari-hari ini. Dan, kami bersepakat untuk bersama-sama, bahu-membahu, berupaya untuk mengatasi keadaan, untuk mengajak kepada masyarakat supaya lebih tenang," ujar Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf mewakili usai pertemuan di Hambalang, Bogor, Jabar, Sabtu 30 Agustus 2025.


Berbagai tantangan bangsa saat ini, kata Ketum PBNU yang yang akrab disapa Gus Yahya ini, insya Allah dapat diatasi secara bersama-sama oleh pemerintahan Presiden Prabowo dengan dukungan dari para pemimpin umat.

"Dan sesudah ini, insya Allah, akan kami melanjutkan dan pertemuan lanjutan, yang insya Allah akan dilaksanakan di Istana Negara, bersama antara Bapak Presiden dengan ormas-ormas Islam," tutur Gus Yahya bersama pimpinan 15 ormas Islam lainnya.

"Mudah-mudahan di sana nanti akan ada sesuatu yang bisa dinyatakan sebagai tekad bersama, kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari umat," tambahnya.

Hadir pula dalam pertemuan Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra. Selain berdiskusi dengan perwakilan dari 16 ormas Islam, Presiden juga menggelar rapat terbatas bersama beberapa menterinya, kemudian Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya