Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Presiden Prabowo Harus Copot Kapolri dan Kapolda Metro!

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peristiwa tragis yang menimpa Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam 28 Agustus 2025, harus diusut tuntas. 

Pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti mendesak agar kasus kematian Affan diselidiki dengan objektif dan transparan. Menurutnya, Affan adalah demonstran pertama yang tewas dalam aksi menuntut haknya sebagai warga negara di era Presiden Prabowo Subianto.

Berkenaan dengan itu, Ray meminta Presiden Prabowo untuk mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri sebagai bentuk tanggung jawab atas kebrutalan anggotanya. 


“Menuntut agar baik Kapolri maupun Kapolda Metro Jaya mundur dari jabatan masing-masing. Sebagai puncak struktur kepolisian yang komandois, kejadian seperti ini, lebih dari cukup untuk jadi dasar bagi Kapolri dan Kapolda meletakan jabatan. Kapolda dan Kapolri adalah jabatan puncaknya,” tegas Ray kepada RMOL, Sabtu 30 Agustus 2025. 

Menurut Ray, era Kapolri Listyo Sigit begitu banyak citra polisi tercoreng. Mulai dari kualitas professionalnya menurun, bahkan muncul istilah ‘parcok’ yang menandai adanya dugaan pengarahan polisi untuk kepentingan politik. 

“Pak Sigit adalah kapolri terlama dalam sejarah kepolisian. Dan sepanjang masa jabatan itu, tak terlalu banyak prestasi kepolisian yang lahir. Sebaliknya, makin meningkat ketidakpuasan dan apatisme publik terhadap institusi ini. Dengan begitu, lebih dari cukup menjadi dasar bagi pak Sigit untuk mundur dari jabatannya,” kata Aktivis 98 ini.

Untuk kasus kematian Affan, Ray turut berduka cita mendalam. Sebab, kata Ray, nyata-nyata kematiannya disebabkan oleh lindasan mobil barracuda yang seperti enggan berhenti kala tubuh kecilnya sudah tertabrak mobil taktis lapis baja itu. 

“Alih-alih berhenti, mobil barracuda tersebut tetap melaju dan dengan sendirinya membuat badan Affa terlindas oleh beban yang mencapai hampir 10 ton,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya