Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Okta Kumala Dewi. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Komdigi Dituntut Gerak Cepat Tangkal Hoaks Situasi Terkini

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 17:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah cepat pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dalam menangani maraknya informasi palsu dan menyesatkan (hoaks) yang beredar di media sosial, sangat diperlukan untuk meredakan situasi saat ini.

Menurut Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, salah satu contoh nyata adalah beredarnya isu bohong terkait penjarahan di Mal Atrium Senen yang telah dipastikan hoaks oleh pihak manajemen mal.

Oleh karenanya, Okta mendesak pemerintah untuk menangkal hoaks yang berseliweran di jagat maya.


“Kasus ini membuktikan betapa cepatnya hoaks menyebar dan bisa memicu keresahan publik bila tidak segera diluruskan. Saya mendesak Komdigi untuk gerak cepat mengklarifikasi isu-isu semacam ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujar Okta kepada wartawan, Jumat 29 Agustus 2025. 

Legislator PAN ini menekankan, dalam situasi saat ini, informasi yang akurat dan dapat dipercaya menjadi kunci penting. 

“Jangan sampai opini publik terbentuk dari informasi yang salah. Kalau dibiarkan, hal ini hanya akan memperkeruh kondisi yang sebenarnya bisa ditangani dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, Okta juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyerap informasi, khususnya dari media sosial. 

“Saya meminta masyarakat untuk tidak mudah termakan isu-isu hoaks maupun disinformasi. Saring sebelum sharing, dan pastikan informasi berasal dari sumber resmi atau terpercaya,” tandas Okta.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya