Berita

Pegawai KPK pulang lebih cepat antisipasi demo di Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Nusantara

Ada Demo, Pegawai KPK Dipulangkan Lebih Cepat

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 15:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini pulang lebih cepat buntut aksi demonstrasi di Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025.

Para pegawai lembaga antirasuah ini melanjutkan kerja di luar (work from anyware/WFA). 

Pantauan RMOL, secara bertahap pegawai KPK mulai meninggalkan area Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sejak pukul 14.00 WIB.


Saat dikonfirmasi, Jurubicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan para pegawai diminta melanjutkan kerja WFA.

"Betul (pegawai pulang lebih cepat). Untuk mengantisipasi kondisi dan situasi hari ini, pegawai yang tidak ada tugas khusus dan harus diselesaikan di kantor hari ini dapat melanjutkan pekerjaan dengan mekanisme Bekerja dari Mana saja (BDM)," kata Budi, Jumat sore, 29 Agustus 2025.

Secara bertahap pegawai KPK sudah bisa pulang pukul 14.00 WIB. Ini lebih cepat dari waktu kerja normal di hari Jumat yang selesai pukul 17.30 WIB.

Senada dengan Budi, Sekjen KPK, Cahya H Harefa mengatakan, pegawai KPK dipulangkan lebih awal untuk mengantisipasi demo.

"Namun kami semua tetap harus bekerja dari mana saja atau WFA," kata Cahya kepada RMOL.

Hari ini, demonstrasi tersebar di beberapa titik Jakarta, mulai dari Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat hingga di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya