Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Laporan Produk Domestik Bruto AS Membaik tapi Dolar Malah Loyo

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) merosot terhadap sejumlah mata uang utama. 

Upaya Presiden AS Donald Trump memecat Gubernur Fed Lisa Cook dan dorongan mengisi dewan dengan kandidat pro-pelonggaran memicu kekhawatiran atas independensi the Fed, memperlemah kepercayaan pasar pada dolar.

Pasar juga terus meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan depan.


Indeks Dolar (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, melorot 0,34 persen ke level 97,830, melanjutkan pelemahan dua hari berturut-turut.

Dolar juga merosot 0,40 persen versus Yen menjadi 146,815 dan menyusut 0,46 persen ke 7,1190 terhadap Yuan di pasar offshore, terendah sejak November. 

Euro melonjak 0,43 persen menjadi 1,1688 Dolar AS. Poundsterling naik 0,13 persen ke posisi 1,3516 Dolar AS.

Data terbaru menunjukkan klaim pengangguran menurun dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat sedikit lebih baik dari perkiraan. Namun, ternyata hal itu tidak membuat Dolar AS menguat. 

Pasar kini menunggu dua data kunci: indeks harga PCE--ukuran inflasi pilihan the Fed--pada Jumat, serta laporan ketenagakerjaan non-farm payrolls pekan depan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya