Berita

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

DPR dan Menteri Jangan Berpolemik saat Presiden Kerja Keras

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dinilai terus menunjukkan kepemimpinan yang tegas dan berpihak pada rakyat. 

Sementara itu sejumlah menteri dan anggota DPR justru sibuk membuat polemik yang meresahkan publik.

“Presiden berjuang keras mengembalikan wibawa Indonesia, tapi sebagian menteri dan anggota DPR malah memantik kegaduhan,” ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.


Pangi mencontohkan kebijakan Presiden yang menghentikan tantiem direksi BUMN sebagai bukti empati kepada rakyat.

Namun di sisi lain, DPR menuai kecaman karena aksi berjoget di sidang paripurna hingga usulan tunjangan rumah Rp50 juta.

Ia juga menyoroti pernyataan kontroversial sejumlah menteri, mulai dari pemblokiran rekening tidur, wacana penyitaan tanah nganggur, izin tambang di Raja Ampat, hingga komentar soal gaji guru dan kesehatan rakyat.

“Semua itu memperlihatkan minimnya kepekaan para menteri dalam memahami aspirasi rakyat dan seolah menantang masyarakat,” tegas Pangi.

Menurutnya, ucapan anggota DPR Ahmad Sahroni yang menyebut usulan pembubaran DPR sebagai pendapat “orang tolol sedunia” adalah puncak kontroversi. 

“Pesan rakyat jelas, jangan sekali-kali menantang suara rakyat,” tegasnya.

Pangi menegaskan, rakyat akan selalu mendukung Presiden Prabowo Subianto selama kebijakannya konsisten pro-rakyat. 

“Sekuat apapun oligarki melawan, rakyat akan pasang badan melindungi pemimpinnya,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya