Berita

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah. (Foto: Dok Pribadi)

Nusantara

Marullah Matali Bakal Pensiun

BKD DKI Dituntut Bentuk Pansel Sekda Independen

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 03:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung harus menegur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang belum juga membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon Sekda DKI Jakarta.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah mengatakan, pembentukan Pansel Calon Sekda mendesak dilakukan karena beredar informasi bahwa Sekda saat ini Marullah Matali, akan memasuki masa pensiun pada November 2025.

Endriansah menilai, pembentukan pansel seharusnya dilakukan jauh hari sebelum masa pensiun Sekda tiba, agar proses seleksi berjalan lancar dan tidak terburu-buru.


“Idealnya tim pansel sudah mulai bekerja setidaknya tiga bulan sebelum Sekda pensiun,” kata Endriansah melalui keterangan elektroniknya, Kamis 28 Agustus 2025.

Endriansah meminta BKD tidak menunda pembentukan pansel, karena jabatan Sekda sangat krusial bagi roda Pemprov DKI Jakarta.

Ia juga mendorong BKD untuk berkoordinasi intensif dengan DPRD DKI Jakarta. Menurutnya, keterlibatan legislatif diperlukan agar seleksi Sekda berlangsung transparan dan akuntabel.

Endriansah menekankan, pansel yang dibentuk harus bebas dari intervensi politik maupun praktik bargaining atau tawar menawar yang berpotensi mengorbankan kualitas calon.

“Pansel harus independen, profesional, dan fokus pada kualitas calon, bukan kepentingan politik atau golongan tertentu,” kata Endriansah.

Dengan demikian, FPPJ berharap diperoleh figur Sekda yang kompeten, berintegritas, serta mampu memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif setelah Marullah Matali resmi pensiun.

“Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Endriansah.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya