Berita

Presiden Direktur SMBC Indonesia, Henoch Munandar. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

SMBC Indonesia Gelar Daya Fest 2025 Berdayakan Masyarakat

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 22:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank SMBC Indonesia (BTPN) kembali menggelar ajang tahunan Daya Fest 2025, program pemberdayaan masyarakat yang telah konsisten dijalankan sejak 2011.

Presiden Direktur SMBC Indonesia, Henoch Munandar mengatakan Daya Fest 2025 memiliki empat pendekatan untuk merangkul seluruh kalangan masyarakat yang sejalan dengan misi perusahaan yaitu inklusivitas.

"Pertama adalah tentu literasi keuangan. Ini menjadi salah satu aktivitas daya yang terus-menerus. Kemudian pengembangan kapasitas diri bagi karyawan, nasabah, dan masyarakat Indonesia, lalu peningkatan kapasitas usaha yang menyangkut nasabah ultramikro dan juga peningkatan kesadaran hidup yang berkelanjutan," jelas Henoch dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 27 Agustus 2025.


Sementara itu Communications and Daya Head SMBC Indonesia, Andrie Darusman, menjelaskan bahwa Daya Fest merupakan wadah berkelanjutan dengan sejumlah kegiatan, mulai dari bazar tahunan Selendang Mayang UMKM hingga Festival Pemberdayaan yang berisi sesi gelar wicara.

“Daya itu, definisinya adalah program pemberdayaan yang berdampak dan terukur. Makanya kita ukur dari jumlah aktivitas yang dilakukan serta berapa penerima manfaatnya 4,8 juta partisipan dengan manfaat 4.782 aktivitas pemberdayaan,” kata Andrie.

Pada bazar tahun ini, sebanyak 113 nasabah SMBC Indonesia turut memamerkan total 15.000 produk, mulai dari fesyen, kerajinan tangan, hingga kuliner. Seluruh peserta dipilih melalui proses kurasi yang ketat.

"Nah kurasi yang kami lakukan pastinya memenuhi beberapa kriteria kategori apakah itu memberikan nilai tambah dalam hal kebutuhan nasabah, kebutuhan pembeli. Dan juga kualitas ya, kualitas dari barang yang mereka produce,"jelas Andrie.

Ia menegaskan, produk yang ditampilkan bukan hasil dropship atau sekadar barang impor, melainkan produk original dan authentic yang dibuat oleh nasabah SMBC Indonesia sendiri.

"Ada banyak nasabah kita yang memang juga merupakan pengusahaan tapi banyak yang dropshipper. Jadi mereka beli barang dari China terus kemudian mereka jual lagi. Nah kita hindari produk seperti itu," tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya