Berita

Anggota Bawaslu RI Puadi,dalam wawancara saat pengawasan langsung Pilkada Ulang Pangkalpinang, Rabu, 27 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Achmad Satryo)

Politik

Bawaslu dan Sentra Gakkumdu Masih Kaji OTT Pilkada Ulang Pangkalpinang

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Terjadi operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pelanggaran politik uang yang dilakukan kelompok salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang Pangkalpinang. 

Informasi dari masyarakat tersebut dikonfirmasi Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL kepada Anggota Bawaslu Puadi di sela-sela pengawasan langsung Pilkada Ulang Pangkalpinang, Rabu, 27 Agustus 2025.

Dia membenarkan adanya penangkapan terhadap kelompok Paslon Nomor Urut 2 Maulan Akil-Zaki Yamani, setelah mendapat informasi kejadian tersebut. 


"Terkait informasi tersebut sudah tersampaikan juga itu dalam bentuk informasi awal," kata Puadi.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI itu memastikan, informasi awal itu diperoleh karena warga yang meng-OTT terduga pelaku politik uang datang langsung ke kantor Bawaslu setempat.

"Yang kemudian masyarakat itu datang, tidak sekedar informasi awal tapi datang ke lokasi, ke kantor," tegasnya.

Lebih lanjut, Puadi memastikan jajaran Bawaslu bersama Kepolisian dan juga Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), memeriksa dugaan pelanggaran tersebut.

"Kemudian juga tim Gakumdu serta teman-teman Sentra Gakkumdu juga sedang melakukan proses pengkajian dan pendalaman, apakah terhadap informasi dan laporan tersebut ada peristiwa dugaan pelanggaran atau tidak," demikian Puadi menambahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya