Berita

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro (Foto: Reuters)

Global

Risiko Kabur, Rumah Bolsonaro Dijaga Polisi 24 Jam

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 11:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hakim Mahkamah Agung Brasil, Alexandre de Moraes, memerintahkan pengetatan pengamanan di sekitar kediaman mantan Presiden Jair Bolsonaro di Brasilia. 

Keputusan itu diambil karena muncul kekhawatiran Bolsonaro berusaha kabur saat persidangan dugaan konspirasi kudeta memasuki tahap krusial.

Bolsonaro saat ini berada dalam tahanan rumah di sebuah kompleks perumahan elit sejak awal bulan ini. Ia dikenai tuduhan berupaya membatalkan hasil pemilu 2022 yang dimenangkan Luiz Inácio Lula da Silva.


“Langkah tambahan berupa patroli 24 jam ini kami anggap tepat dan perlu, mengingat persidangan telah memasuki fase yang menentukan,” kata Moraes dalam putusannya, seperti dikutip dari TRT World, Rabu, 27 Agustus 2025. 

Kekhawatiran hakim bertambah setelah penyidik menemukan draf surat bertanggal 2024 yang disebut sebagai permohonan suaka Bolsonaro ke Argentina. 

Selain itu, Bolsonaro dan putranya, Eduardo, juga dituduh berusaha mengintervensi jalannya persidangan.

Namun, tim pembela menolak anggapan tersebut. Mereka menyebut surat permohonan suaka itu sudah kedaluwarsa dan tidak bisa dijadikan bukti risiko pelarian. 

“Faktanya, klien kami sejauh ini tetap patuh pada semua perintah pengadilan,” tegas pengacara Bolsonaro dalam pernyataan terpisah.

Moraes menegaskan tambahan pengamanan tidak boleh mengganggu aktivitas harian Bolsonaro maupun merugikan para tetangga di kompleksnya.

Persidangan ini menjadi salah satu ujian hukum paling penting bagi Bolsonaro, yang sejak lengser terus dibayangi kasus korupsi, intervensi pemilu, hingga perannya dalam kerusuhan 8 Januari 2023 di Brasilia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya