Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Langsung Loyo setelah Trump Pecat Cook

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York melemah terhadap sejumlah mata uang Utama setelah Presiden Donald Trump memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook. 

Trump menyatakan pemecatan Lisa Cook dilakukan karena dugaan pelanggaran dalam proses pinjaman hipotek. 

Cook menolak untuk mundur dan menyatakan Presiden tidak memiliki wewenang untuk memecatnya dari posisi di Dewan Gubernur Fed.


Meski mengejutkan, reaksi pasar terhadap kabar tersebut relatif terbatas karena investor masih menimbang dampaknya terhadap arah kebijakan moneter ke depan.

Usai peristiwa itu, indeks Dolar (Indeks DXY) yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, anjlok 0,28 persen menjadi 98,19 pada penutupan perdagangan Selasa 26 Agustus 2025 waktu setempat.

Euro menguat 0,22 persen menjadi 1,1647 Dolar AS. Poundsterling menguat 0,2 persen ke posisi 1,3481 Dolar AS. 

Terhadap Yen Jepang, Dolar turun 0,27 persen menjadi 147,36. 

Dolar AS juga melemah 0,28 persen versus Franc Swiss ke level 0,8032. 

Pasar juga sedikit terpengaruh oleh data ekonomi AS yang menunjukkan pesanan barang modal naik lebih dari perkiraan sepanjang bulan lalu, sementara indeks kepercayaan konsumen menurun tipis pada Agustus.

Pasar juga memantau stabilitas politik di Prancis yang mengkhawatirkan dan ikut menekan sentimen. Surat utang Prancis jatuh setelah meningkatnya kemungkinan pemerintah minoritas di negara itu akan dilengserkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya