Berita

Peluncuran Amartha Financial di Gedung Habitate, Setiabudi, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025. (Foto: Dok Amartha Financial)

Bisnis

Fintek Amartha Kantongi Izin Uang Elektronik dari BI

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 22:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perusahaan teknologi finansial (fintek) Amartha mendapat izin uang elektronik dari Bank Indonesia (BI). Amartha juga berkembang menjadi PT Amartha Financial Group (Amartha Financial).

"Melalui Amartha Financial, kami menghadirkan layanan keuangan digital lebih lengkap khusus dirancang untuk kebutuhan masyarakat perdesaan guna mendorong inklusi keuangan serta memicu pertumbuhan ekonomi daerah," kata Founder & CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra saat peluncuran di Gedung Habitate, Setiabudi, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.

Layanan Amartha Financial bisa diakses melalui aplikasi AmarthaFin, yang memudahkan pengguna melakukan pembayaran, investasi, hingga akses permodalan.


Amartha Financial juga memfasilitasi penyaluran zakat, keagenan, payment point online banking (PPOB), dan lain-lain melalui kerja sama mitra strategis. Seluruh entitas ini berizin dan diawasi oleh regulator masing-masing.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur bagi investor untuk mendanai UMKM di daerah dengan imbal hasil sesuai, sekaligus menjadi jembatan masyarakat perdesaan dan investor nasional maupun global. 

Sementara itu, Komisaris Utama Amartha Financial, Rudiantara menilai inovasi Amartha Financial menjadi salah satu kunci percepatan inklusi keuangan di daerah.

“Amartha membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis yang sustainable dapat ditempuh dengan integritas, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rudiantara.

Peluncuran Amartha Financial ini turut dihadiri Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Anastuty K..

"Bank Indonesia senantiasa akan mendukung upaya-upaya menuju keuangan yang inklusif secara nasional melalui langkah kebijakan dan implementasi program edukasi inklusi keuangan menyasar kelompok-kelompok strategis, termasuk perempuan," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya