Berita

Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily. (Foto: Dok Golkar Institute)

Politik

Ace Hasan: Golkar Institute Membuat Politik Menjadi Menarik

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Golkar Institute hadir untuk mencetak pemimpin-pemimpin politik yang tidak hanya tangguh, tetapi juga transformatif, adaptif dan berintegritas.

Begitu dikatakan Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily saat membuka kegiatan Executive Education Program for Young Political Leaders Angkatan 19 Golkar Institute, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.

Ace mengatakan latar belakang berdirinya Golkar Institute merupakan hasil Musyawarah Nasional Partai Golkar ke-X pada 2019. 


"Kita ingin membangun kepemimpinan yang transformatif, selalu berupaya melakukan inovasi-inovasi dan juga yang paling penting berintegritas," ujar Ace dalam keterangan tertulis, Selasa 26 Agustus 2025. 

"Yang juga tidak kalah penting, dan harus dimiliki siapa saja, yaitu wawasan global," imbuh Gubernur Lemhannas RI itu.

Ace menyampaikan bahwa Golkar Institute telah berjalan 5 tahun sejak berdiri. Berbagai kegiatan pendidikan politik dan peningkatan kapasitas politisi telah dilakukan.

"Kita sudah menyelenggarakan 18 kali program Young Political Leaders. Kita juga menyelenggarakan pendidikan politik dan peningkatan kapasitas anggota DPRD terpilih se-Jawa Barat. Pada tahun 2021, kita juga menyelenggarakan executive education khusus bagi para kepala daerah yang muda," tuturnya.

Masih kata Ace, alumni Golkar Institute juga tetap aktif bertukar gagasan dengan serial alumni forum termasuk presidential lecture.

"Golkar Institute membuat politik itu menjadi menarik. Jadi politik jangan dijauhi, tapi harus diwarnai," demikian Ace.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya