Berita

Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama para dokter RSPON Mahar Mardjono usai meresmikan gedungnya di Cawang, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Resmikan Gedung Layanan dan Pendidikan Neurosains RSPON Mahar Mardjono

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 17:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional (INN) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.

Berdasarkan pantauan RMOL, Presiden hadir mengenakan baju safari krem dan peci hitam. 

Ia tiba sekitar pukul 16.10 WIB, kemudian berjalan menuju aula gedung utama yang telah dipadati ratusan dokter serta tenaga kesehatan yang berbaris rapi di dekat panggung utama.


Acara peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menko PMK Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jakarta Pramono Anung. 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan rasa bangganya atas kehadiran gedung baru yang dirancang sebagai pusat layanan medis dan pendidikan di bidang neurosains.

"Hari ini saya sangat bangga. Rumah sakit yang sangat canggih. Mampu sudah operasi tumor otak. Mampu juga menghadapi Alzheimer. Parkinson. Menghadapi menghadapi stroke," ujar Prabowo.

Menurutnya, RSPON kini dilengkapi perangkat medis modern untuk penanganan penyakit saraf yang kompleks, termasuk teknologi robotik dan kecerdasan buatan (AI).

"Terapi untuk stroke dengan alat-alat yang paling baik. Alat-alat robot dan alat-alat AI yang terbaik," tambahnya.

Prabowo juga memberikan penghargaan kepada jajaran kementerian dan pihak asing yang ikut mendukung terwujudnya pembangunan gedung layanan terpadu ini.

"Sekali lagi terima kasih. Ini bukti bahwa kita ingin kerja keras. Terima kasih Menteri Kesehatan. Terima kasih Menteri Uangan yang terus mendukung. Kalau tidak mendukung tidak jadi. Terima kasih semua unsur," ucap Prabowo.

Ia menambahkan, keberadaan INN diharapkan menjadi pusat riset unggulan sekaligus rujukan internasional.

"Kita yakin bahwa rumah sakit ini pusat penelitian ini bisa menjadi center of excellence," tutur Prabowo.

Dengan mengucap basmalah, Presiden Prabowo kemudian secara resmi meresmikan gedung layanan terpadu dan Institut Neurosains Nasional RSPON Mahar Mardjono.

Gedung baru ini dibangun melalui kolaborasi antara PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). 

Proyek bernilai Rp1,03 triliun (termasuk PPN) tersebut didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), serta dana Badan Layanan Umum (BLU).

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa kompleks INN terdiri dari tiga gedung utama. 

Di dalamnya tersedia fasilitas layanan kesehatan berstandar internasional, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Stroke Care Unit (SCU), High Care Unit (HCU), Intensive Care Unit (ICU), hingga Radioterapi LINAC (Linear Accelerator) dan CT Simulator.

Ketiga gedung tersebut dirancang terintegrasi, baik satu sama lain maupun dengan bangunan rumah sakit lama, sehingga mendukung kelancaran operasional pelayanan medis sekaligus menunjang fungsi pendidikan dan penelitian.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya