Berita

Tesla Model YL (Foto: Arena EV)

Otomotif

Mobil Listrik Tesla Kini Ditenagai Otak AI DeepSeek dan ByteDance

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 12:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tesla mulai mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) canggih dari dua perusahaan teknologi asal China, DeepSeek dan ByteDance, untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih pintar dan interaktif.

Dikutip dari ArenaEV, Selasa, 26 Agustus 2025, asisten suara baru Tesla ini akan dijalankan melalui layanan cloud Volcano Engine milik ByteDance. Sistem ini dirancang agar pengemudi bisa berinteraksi dengan mobil menggunakan suara secara lebih alami, cepat, dan canggih.

Menariknya, Tesla membagi tugas AI ini menjadi dua bagian.


Doubao, yang dikembangkan oleh ByteDance, bertugas mengatur fungsi praktis mobil, seperti tujuan navigasi, mengganti musik, mengatur suhu kabin, atau memberikan informasi dari buku manual mobil. Lalu DeepSeek, yang akan fokus pada percakapan alami dan layanan obrolan suara, sehingga pengemudi bisa berdiskusi dan bertanya lebih bebas.

Teknologi ini pertama kali hadir di Tesla Model YL, SUV enam penumpang terbaru yang diluncurkan pada 19 Agustus 2025. Model ini juga menjadi yang pertama di China yang mendukung fitur “wake word”, di mana pengemudi cukup mengatakan “Hai, Tesla” untuk mengaktifkan asisten suara, tanpa perlu menekan tombol fisik di setir seperti pada model Tesla sebelumnya.

Sementara itu, untuk pasar Amerika Serikat, Tesla akan mengandalkan Grok, model AI buatan xAI, perusahaan yang juga didirikan oleh Elon Musk.

Langkah ini menunjukkan bahwa Tesla menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan pasar lokal. Di China, persaingan kendaraan listrik semakin ketat, sehingga penggunaan AI buatan lokal seperti DeepSeek dan Doubao dianggap lebih tepat.

Pemilihan DeepSeek juga cukup signifikan. Perusahaan AI yang sebelumnya kurang dikenal ini mendadak populer awal tahun 2025 setelah meluncurkan model AI canggih yang menarik perhatian global. 

Banyak produsen mobil listrik China, seperti Zeekr, Geely, Dongfeng Nissan, dan Voyah, juga sudah merencanakan integrasi DeepSeek ke kendaraan mereka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya