Berita

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Mulyanto (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

PKS Minta Presiden Prabowo Copot Menteri Bermasalah!

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo diminta untuk mengevaluasi kinerja Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih yang bermasalah.

Permintaan itu disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Mulyanto, menyusul ditangkapnya Wamenaker Immanuel Ebenerzer alias Noel dan kontroversi pernyataan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi tentang penyebab kematian bayi Raya di Sukabumi.

“Ini saat yang tepat bagi Presiden Prabowo untuk mengganti Menteri dan Wakil Menteri yang tidak mampu dan tidak amanah dalam menjalankan tugas,” tegas Mulyanto kepada wartawan, Selasa 26 Agustus 2025. 


Menurut Mulyanto, Presiden Prabowo harus membentuk zaken kabinet atau kabinet ahli
seperti yang dijanjikan saat kampanye di Pilpres 2024 lalu. Terlebih, tantangan kerja Pemerintahan ke depan sangat berat karena itu perlu tim kerja yang solid dan dapat dipercaya.   

“Presiden dapat memilih personal yang dinilai cakap secara pekerjaan dan baik dalam bekerjasama,” kata dia.

Mulyanto juga prihatin dengan pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin hingga Wamenaker Noel oleh KPK. 

Mulyanto khawatir rentetan peristiwa tersebut dapat menurunkan kepercayaan publik pada Pemerintahan Presiden Prabowo. 

“Karena itu Presiden perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk membangun suasana optimisme di dalam masyarakat menjelang satu tahun Kabinet Merah Putih,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya